Rabu, 04 November 2015

Tugas Komputer Audit (Audit Around The Computer, Audit Through The Computer, dan Audit With The Computer)



Pengertian Audit Around The Computer, Audit Through The Computer, dan Audit With The Computer

Jawaban :

Pengertian
Audit Around The Computer
Audit around the computer adalah pendekatan audit dimana auditor menguji keandalan sebuah informasi yang dihasilkan oleh komputer dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan hasil dari sebuah transaksi yang dimasukkan dalam sistem. Kemudian, kalkulasi tersebut dibandingkan dengan output yang dihasilkan oleh sistem. Apabila ternyata valid dan akurat, diasumsikan bahwa pengendalian sistem telah efektif dan sistem telah beroperasi dengan baik.
Jenis audit ini dapat digunakan ketika proses yang terotomasi dalam sistem cukup sederhana. Kelemahan dari audit ini adalah bahwa audit around the computer tidak menguji apakah logika program dalam sebuah sistem benar. Selain itu, jenis pendekatan audit ini tidak menguji bagaimana pengendalian yang terotomasi menangani input yang mengandung error. Dampaknya, dalam lingkungan IT yang komplek, pendekatan ini akan tidak mampu untuk mendeteksi banyak error.

Audit Through The Computer
Audit through the computer adalah audit yang dilakukan untuk menguji sebuah sistem informasi dalam hal proses yang terotomasi, logika pemrograman, edit routines, dan pengendalian program. Pendekatan audit ini menganggap bahwa apabila program pemrosesan dalam sebuah sistem informasi telah dibangun dengan baik dan telah ada edit routines dan pengecekan pemrograman yang cukup maka adanya kesalahan tidak akan terjadi tanpa terdeteksi. Jika program berjalan seperti yang direncanakan, maka semestinya output yang dihasilkan juga dapat diandalkan.

            Audit With The Computer

Audit jenis inilah yang sering disebut dengan teknik audit berbantuan komputer. Jika pendekatan audit yang lain adalah audit terhadap sistem informasinya, pendekatan audit with the computer adalah penggunaan computer untuk membantu pelaksanaan audit. Singkatnya, ketika kita melaksanakan audit menggunakan ACL atau excel, itulah audit with the computer.
 

Tugas komputer audit PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK (PDE)




1.    Sebutkan perbedaan antara sistem manual dan sistem mekanis menurut perkembangan teknologi perangkat keras.
2.    Jelaskan Auditor dari akuntansi sebagai staf PDE
3.    Jelaskan staf PDE (sistem analis) sebagai auditor

Jawaban

1.      Perbedaan

SISTEM MEKANIS
•      Mesin pembukuan,
•      mesin pencatat,
•      audit sudah cukup sulit.

 
                            SISTEM MANUAL
•      Sumber dokumen,      
•      jurnal,
•      general ledger,
•      laporan Keuangan,
•      audit secara visual.


Perbedaan lainnya

SEGI
SISTEM PDE
SISTEM MANUAL
1. Visibility
·   Dokumen tidak dapat dilihat.
·   Proses langsung masuk komputer dan otomatis mempengaruhi laporan
·   Secara serentak memenuhi beberapa tujuan.
·   Dapat dilihat
·   Dicatat dan tidak otomatis mempengaruhi laporan keuangan.
·   Tidak secara serentak
2. Sarana dan Fasilitas
·   Lebih banyak dan lebih cepat.
·   Sedikit dan lebih lama
3. Personalia
·   Akhli bidang komputer
·   Tidak diperlukan
 4. Pemisahan Tugas
·   Pengumpulan dan memroses data.
·   Tidak dipisahkan
5. Cara audit
·   Memeriksa bukti-bukti, dokuman, dan catatan.
·   Audit sekitar computer
·   Audit melalui komputer
·   Audit dengan komputer





2.       
Ø  Penyusunan neraca saldo dan skedul utama, yaitu misalnya pada saat audit dilakukan, perkiraan-perkiraan neraca saldo dapat secara otomatis dijumlah atau digabungkan untuk menyusun naskah laporan keuangan.
Ø  Penyusunan kertas kerja. Misalnya untuk merekam pembuktian saldo kas bank, konfirmasi, pengkhtisaran piutang, ikhtisar aktiva tetap dan penyusutan.
Ø    Prosedur analitis.
Ø    Mempermudah pembandingan jumlah-jumlah ratio dan analisis lain.
Ø  Penyusunan program audit. Misalnya dengan mengetik program audit dengan fasilitas pengolah kata.
Ø   Memahami struktur pengendalian intern. Dapat dilakukan dengan pengolah kata (secara narataif), dengan membuat daftar pertanyaan, atau dengan membuat bagan arus.
Ø  Sampling audit. Menggunakan perangkat lunak khusus untuk merancang, memilih dan mengevaluasi sampel audit dengan berbagai teknik statistikdan non statistik atau dengan tabel kerja elektronik.
Ø  Pengaturan penugasan dan perencanaan waktu. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan fasilitas pengolah kata atau tabel kerja elektronik.


3.      Suatu proses pengumpulan dan penilaian bukti untuk menentukan apakah suatu system komputer melindungi aktiva,mempertahankan integritas data,serta memungkinkan bagi tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan penggunaaan sumber daya secara efesien.

Tujuan audit sistem informasi
1. Mengamankan asset
2. Menjaga integritas data
3. Menjaga efektivitas sistem
4. Mencapai efisiensi sumberdaya.